Pemutaran Film “Emak dari Jambi” dan Peluncuran SGRC UIN

SGRC UIN

*Ferena Debineva

Kamis, 22 Oktober 2015.

SGRC UI diundang oleh UIN untuk menghadiri Pemutaran Film “Emak dari Jambi”. Pemutaran film ini mengundang Sutradara Rikky M. Fajar dan Anggun Pradesha. Film dokumenter berdurasi 38 menit ini diputar di Aula FISIP UIN di ruang 507. Acara ini sekaligus menjadi pembuka dalam peluncuran SGRC UIN Syarif Hidayatullah

Film ini bercerita tentang pertemuan Emak (Ibu Kurtini) pada Anak Pertamanya (Anggun Pradesha) yang merupakan transgender setelah berpisah bertahun-tahun. Film ini menggambarkan kedekatan Anggun dengan Emak lewat percakapan-percakapan singkat dan gestur-gestur yang ditampilkan oleh Anggun dan Emak. Percakapan yang jujur mengenai kebingungan-kebingungan Emak tergambar ketika Emak bertanya pada Anggun mengenai bagaimana caranya Anggun berhubungan seks. Gelisah Emak dan kasih sayangnya dapat dibaca dalam adegan ketika Emak mencurahkan isi hatinya kepada Wati, saudaranya dan belajar untuk menerima Anggun. Anggun juga mengatakan bahwa dukungan orang tua adalah yang paling utama. Film ini layak ditonton karena mampu memberi gambaran singkat dinamika hubungan ibu dan anak secara jujur.

Setelah sesi pemutaran film, sesi selanjutnya yang merupakan sesi tanya jawab tidak kalah seru. Dimoderatori oleh Fadly, ketua Liberty Studies, Rikky menjelaskan mengenai proses pembuatan film dokumenter yang memakan waktu sekitar 50 jam dan bagaimana upaya-upaya yang dilakukan untuk membuat proses pembuatan film senatural dan senyaman mungkin untuk Emak. Sementara itu, Anggun menjelaskan mengenai kisah di balik film dokumenter mengenai pengalaman hidupnya dan upayanya merantau ke Bandung dan Jakarta. Anggun juga membuka wacana mengenai seksualitas yang cair, punya berbagai bentuk dan bervariasi, serta setiap pengalamannya patut dihargai. Di tengah sesi tersebut, Rere juga turut bercerita tentang pengalamannya menikah dengan identitasnya sebagai transgender. Rere mengungkap pergolakan batin dan rasa tidak bahagianya selama menjalani pernikahan yang ia tidak inginkan, dan mengenai keputusannya untuk jujur pada dirinya dan keluarganya mengenai identitasnya.

Last but not least, SGRC UI meresmikan hadirnya SGRC di UIN dengan nama SGRC UIN (Support Group and Resource Center on Sexuality Studies, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah) dengan menyerahkan simbol berupa sertifikat. Dengan ini, resmilah sudah SGRC UIN terbentuk, dengan Bintang (Ekonomi Islam/ 2012/ 088212532665/ bimut9@gmail.com) sebagai penanggung jawab.

Kami berharap, dengan adanya SGRC UIN, diskusi mengenai isu gender, seksualitas dan orientasi seksual dapat diperbincangkan lebih luas, dikaji lebih dalam, dan juga mempermudah akses teman-teman sekalian untuk belajar bersama.

Terima kasih banyak, SGRC UIN.

Tunggu acara-acara kami selanjutnya, ya!

IMG_20151022_164305

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s