Arisan! Female Genital Mutilation

*Irsyad R.

image

Beberapa waktu yang lalu, kita terpapar oleh sebuah isu yang umumnya dianggap oleh banyak orang merupakan sesuatu yang melanggar HAK perempuan. Ya! benar sekali, isu tersebut merupakan isu “Sunat klitoris”. Dalam dunia internasional, isu ini disebut sebagai Female Genital Mutilation/Cutting yang disingkat FGM/C (seterusnya akan disebut FGM/C).

FGM/C merupakan prosedur yang meliputi pembuangan sebagian atau seluruh genitalia external perempuan, dengan alasan budaya atau non-medis. Apakah berarti dapat disebut “Sunat Perempuan”?

Tentu tidak!

FGM/C tidak dapat disebut sebagai sunat karena akan dianggap memiliki dampak yang sama seperti sunat laki-laki, yang merupakan hal medis.

Tipe FGM/C

FGM/C dapat dibagi ke dalam 4 kategori yaitu, (1) Clitoridectomy; (2) Exicion; (3) Infibulation; (4) Others.

(1) Clitoridectomy
Pengangkatan sebagian atau keseluruhan dari klitoris.

(2) Excision
Pengangkatan sebagian atau keseluruhan dari klitoris, dan labia minora, dengan atau tidak dengan pemotongan labia majora.

(3) Infibulation
Mempersempit bukaan pada vagina, dengan atau tidak dengan pengangkatan klitoris.

(4) Lainnya
Seluruh prosedur berbahaya lain yang melibatkan genital perempuan.

image

FGM : CULTURAL OR RELIGION?

FGM is not rooted on religion, nor is it bound on geography and class. FGM is about power and controlling female sexuality

.

Alasan pelestarian budaya selama ini sering digunakan untuk mendasari untuk melanjutkan praktek FGM/C. Pembenaran umum lainnya pada FGM terkait erat dengan peran gender dan persepsi perempuan dan anak perempuan sebagai penjaga gerbang kehormatan keluarga mereka, yang dalam banyak kasus terkait erat dengan harapan mengenai “kemurnian” seksual ” dengan mengurangi keinginan/hasrat seksual.

Dalam beberapa masyarakat, mitos yang berlaku adalah bahwa hasrat seksual perempuan harus dikontrol awal untuk melestarikan keperawanan, mencegah amoralitas, memastikan kesetiaan perkawinan dan untuk mencegah perilaku seks menyimpang.

Beberapa dari mereka yang mendukung FGM/C juga membenarkan praktek itu atas dasar kebersihan dan estetika, dengan pengertian bahwa alat kelamin perempuan kotor dan yang seorang gadis yang belum menjalani prosedur FGM/C. FGM juga kadang-kadang dianggap membuat gadis-gadis yang menarik dan menandakan kematangan dirinya.

Praktek FGM/C di Dunia

Secara kasar, 100-140 juta perempuan di dunia telah mengalami FGM/C. 70 juta perempuan (di luar 100-140 juta) telah mengalami FGM/C di 3 negara (Mesir, Etiopia, Nigeria). 3 juta perempuan di Afrika, saat ini, beresiko akan mengalami FGM/C.

FGM/C tidak memiliki manfaat kesehatan, praktek nya sendiri membahayakan, merugikan perempuan dan anak perempuan. Termasuk diantaranya adalah menghapus dan merusak jaringan genital yang sehat dan normal, dan mengganggu fungsi dan tubuh perempuan. Secara umum, risiko meningkat dengan meningkatnya keparahan prosedur. Di Indonesia, FGM/C masih dilaksanakan, walaupun sudah diterangkan bahwa FGM/C bukanlah bagian dari apa yang diperintahkan oleh agama. Hal ini umumnya dilakukan karena faktor budaya turun-menurun, atau masih menjadi bagian dari adat. Praktek FGM/C sudah dilarang utnuk dilakukan rumah sakit, namun praktek FGM/C tersebut sayangnya masih dapat ditemukan di bidan atau dukun sunat. Praktik FGM/C di Indonesia sendiri berbeda dengan praktik FGM/C yang umumnya terjadi di Afrika. Dalam beberapa praktek nya, meskipun seringkali dilakukan secara simbolik (meletakkan benda tajam pada vagina seperti peniti /silet, menggurat sedikit clitoris, atau dipatuk dengan ayam), FGM/C tetap berbahaya.

Selain itu, pada saat Arisan, pemutaran film oleh Kalyanamitra pun dilakukan. Film tersebut memberikan gambaran mengenai praktek FGM/C di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan merujuk pada :

http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs241/en/
http://www.unfpa.org/resources/female-genital-mutilation-fgm-frequently-asked-questions
https://www.hrw.org/news/2010/06/16/qa-female-genital-mutilation
http://healthresearchfunding.org/female-circumcision-pros-cons/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s